Semarak HUT RI ke‑81: Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Angkat Nilai Persatuan Lewat Busana Adat Nusantara dan Kebersamaan Bermakna

Sinar Bintang Kota Tasikmalaya — Mengisi makna peringatan Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke‑81, Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya menyelenggarakan rangkaian kegiatan kebersamaan yang sarat nilai budaya dan persaudaraan. Kegiatan melibatkan unsur keseluruhan satuan kerja lingkup dinas: mulai dari unit pelayanan Puskesmas, kantor dinas, Laboratorium Kesehatan Daerah, Gudang Farmasi, hingga Rumah Sakit TBI Sartika, berlangsung penuh kehangatan pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Dalam penjelasannya kepada awak media, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Ibu Surianingsih, menekankan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini bukan sekadar perayaan seremonial belaka. Lebih dari itu, kegiatan dirancang sebagai ruang bernilai untuk merajut kembali ikatan silaturahmi dan memperkokoh rasa kekeluargaan antar‑seluruh tenaga kesehatan, yang sehari‑hari senantiasa dibebani tanggung jawab besar melayani dan menjaga derajat kesehatan masyarakat luas.

“Di tengah kesibukan padat dan tuntutan pelayanan yang harus tetap prima setiap harinya, hari ini kita dapat berkumpul dengan hati tulus gembira. Tujuan yang ingin kita capai tunggal: mempererat persaudaraan, menumbuhkan kerukunan, dan menguatkan kesatuan jiwa pengabdian sesama insan pelayanan kesehatan,” ungkap Ibu Surianingsih dengan tutur yang tulus.

Puncak perhelatan tersaji memukau melalui Lomba Busana Adat Nusantara, di mana peserta dengan penuh kebanggaan menampilkan 26 ragam busana tradisional dari berbagai wilayah tanah air. Kekayaan motif kain tenun yang mempesona, hiasan ornamen bernilai seni tinggi, serta keunikan ciri khas setiap daerah terangkum harmonis dalam satu tempat. Penampilan ini menjadi cerminan hidup bahwa keberagaman budaya yang indah adalah kekuatan utama bangsa, yang senantiasa bersatu padu dalam semangat kebangsaan yang tak terpisahkan.

Sebelum menuju puncak acara, telah terselenggara beragam kompetisi ringan namun bermakna, yang meliputi lomba busana adat tradisional, lomba karaoke, hingga senam sehat bersama yang membangkitkan semangat dan kebugaran jasmani.

Secara reflektif disampaikan pula oleh Sekretaris Dinas: “Segala bentuk kegiatan ini kami selenggarakan secara mandiri, dikelola oleh unsur kami sendiri, dan biaya yang digunakan pun dikembalikan untuk kebutuhan bersama dalam lingkungan kerja. Hadiah yang disiapkan sederhana saja, berupa bingkisan konsumsi. Namun sesungguhnya yang kami kejar bukanlah nilai hadiah semata, melainkan kebersamaan tulus yang tercipta, keakraban yang terjalin, dan kebahagiaan yang terbagi bersama.”

Suasana sepanjang acara terasa menyatu hangat; hampir seluruh peserta mengenakan seragam bernapaskan semboyan “Indonesia Satu”, simbol nyata tekad bersatu hati tanpa sekat. Tawa lepas, saling menyemangati, dan kebersamaan tulus menjadi bukti nyata tumbuhnya ikatan kekeluargaan yang kokoh di dalam lingkungan keluarga besar Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya.

Lebih jauh dikemukakan, momen seperti ini menjadi waktu yang dinanti setiap tahunnya. Sebagai jeda sehat di tengah rutinitas pelayanan yang terus berjalan tanpa henti, kegiatan berfungsi menyegarkan kembali jiwa dan semangat pengabdian yang kadang terasa lelah karena beban tugas.

“Kita berkumpul bukan untuk kemewahan yang berlebih, melainkan untuk saling menguatkan tekad dan menyegarkan semangat persaudaraan. Harapan kami, setelah momen indah ini usai, kita semua kembali bertugas dengan semangat baru yang lebih membara, lebih kompak, dan semakin tulus mengabdi demi mewujudkan derajat kesehatan masyarakat Kota Tasikmalaya yang lebih unggul,” harapnya mengakhiri.

Perayaan pun ditutup penuh kesan mendalam, membawa pesan abadi: semangat kemerdekaan dan kebersamaan yang terjalin hari ini akan terus dibawa serta dan terpatri dalam setiap langkah pelayanan tulus kepada masyarakat luas.***

Red.(Bas).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *