Sinar Bintang, Kota Tasikmalaya – Minggu, 26 Juli 2026
Selama puluhan tahun, Situgede di Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, berdiri sebagai salah satu ikon wisata air paling dicintai di Kota Tasikmalaya. Ketika musim masih basah dan air danau melimpah jernih, tempat ini selalu hidup dengan keramaian: wisatawan berbondong-bondong menyewa perahu mengelilingi pulau kecil di tengah danau, pemancing duduk tenang menanti tangkapan, keluarga menikmati udara sejuk sambil bersantai di tepian, hingga anak-anak yang riang bermain di area yang kini berubah total.
Namun, silih bergantinya musim kemarau yang cukup panjang membawa perubahan pemandangan yang tak terduga. Air yang perlahan meresap ke dalam tanah dan menguap, kini menyisakan hamparan luas berumput hijau keemasan yang menyerupai padang sabana yang terbentang luas. Fenomena alam ini justru melahirkan daya tarik baru yang tak kalah memikat, menjadikan Situgede kini kembali ramai dikunjungi, mulai dari fajar menyingsing hingga senja menjelang.
Beragam aktivitas kini mewarnai hamparan bekas danau tersebut. Pengunjung tak henti mengabadikan momen dengan jepretan foto dan video yang indah, para kreator konten membagikan keunikan perubahan alam ini secara langsung ke ruang publik maya, sementara anak-anak berlari riang tanpa rasa takut, seolah memiliki ruang bermain tak terbatas yang dulu tertutup permukaan air.
Geliat ekonomi masyarakat pun ikut bangkit menyusul keramaian ini. Para pedagang dadakan berdatangan menawarkan beragam jajanan khas dan minuman segar guna melengkapi kenyamanan berkunjung. Demikian pula petugas parkir yang mengambil peran, memanfaatkan momen ini untuk menambah sumbangan penghasilan bagi keluarganya di tengah keterbatasan yang ada.
Ajat, salah satu pengunjung yang datang dari Karangtengah, Kecamatan Kawalu, mengaku sengaja meluangkan waktu bersama istri dan anak-anaknya setelah melihat potret kondisi terkini Situgede di media sosial. “Awalnya rasa penasaran membawa kami ke sini, namun ternyata pemandangannya sungguh indah dan berbeda dari biasanya. Anak-anak sangat gembira bisa bermain lepas di hamparan rumput ini,” ungkapnya dengan senyum tulus.
Di tengah pesona yang ditawarkan, para pengunjung turut menyampaikan catatan penting yang perlu perhatian pihak berwenang. Salah satu pengunjung menegaskan bahwa keindahan alam yang ada harus dibarengi dengan pembenahan sarana penunjang. “Kami sangat menikmati suasana baru ini, namun tak bisa dipungkiri kondisi infrastruktur, khususnya jalan lingkungan menuju dan di sekitar Situgede, masih banyak yang memerlukan perbaikan serius. Jalan yang belum rata dan memadai sedikit menyulitkan akses, terlebih saat jumlah kendaraan yang datang semakin banyak,” ujarnya.
Harapan pun mengalir kepada instansi terkait, agar Bina Marga Provinsi dan Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi dapat turun langsung meninjau dan menganggarkan pembenahan yang menyeluruh. “Dengan perbaikan infrastruktur yang layak, keindahan Situgede—baik saat berair maupun saat berhamparan rumput seperti sekarang—akan semakin bersinar, menjadi kebanggaan bersama dan tuju wisata yang nyaman bagi siapa saja yang berkunjung ke Kota Tasikmalaya,” pungkasnya penuh harap.
Red.(Bas).



