Bantuan Irigasi Perpompaan Kementerian Pertanian: Angkat Produktivitas dan Kesejahteraan Petani Desa Cikoneng dan Desa Gegempalan

Sinar Bintang, Kabupaten Ciamis – Sebagai langkah nyata memperkuat perekonomian pedesaan dan mewujudkan kesejahteraan petani, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian menyalurkan bantuan Irigasi Perpompaan kepada dua kelompok tani di Kecamatan Cikoneng. Program yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026 senilai Rp155.700.000,00 ini dilaksanakan dengan sistem swakelola yang melibatkan langsung partisipasi masyarakat setempat.

Dua kelompok tani yang menerima manfaat besar ini adalah Kelompok Tani Gemah Ripah yang berdomisili di Desa Cikoneng, serta Kelompok Tani Sri Waringin 1 di Desa Gegempalan.

Ketua Kelompok Tani Gemah Ripah, Dodi, menyambut gembira hadirnya program ini yang dinilai sangat tepat sasaran menjawab permasalahan klasik keterbatasan air. “Alhamdulillah, kami merasa ini adalah anugerah besar. Selama ini lahan kami hanya mampu satu kali panen padi dalam setahun, setelah itu baru bisa ditanami palawija seperti jagung, cabai, kacang panjang, maupun timun,” ungkapnya.

Dodi menambahkan, kehadiran irigasi perpompaan ini akan mengaliri sekitar 15 hektar sawah yang sebelumnya bergantung sepenuhnya pada curah hujan. “Harapan kami sederhana: agar petani dapat merawat dan menjaga aset ini bersama-sama. Dengan jaminan ketersediaan air, kami optimis bisa memanen padi dua hingga tiga kali dalam setahun, sehingga taraf hidup keluarga petani pun semakin membaik,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Sri Waringin 1 Desa Gegempalan, Tatang, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian pemerintah. Ia memaparkan kondisi geografis wilayahnya yang unik namun kerap menjadi kendala. “Desa kami terbelah oleh dua aliran sungai besar, yaitu Sungai Citanduy dan Sungai Cireong, namun posisinya berada jauh di bawah dataran kami. Tanpa sarana pengairan yang memadai, saat musim kemarau lahan seluas hampir 20 hektar akan tandus dan tidak bisa ditanami apa pun,” jelas Tatang.

Bagi warga Gegempalan, bantuan ini menjadi terobosan yang sangat berarti. “Kini harapan kami terbuka lebar. Semoga seluruh petani dapat memanfaatkan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya, saling menjaga dan merawatnya agar manfaatnya terus terasa turun-temurun. Terima kasih sebesar-besarnya kami sampaikan kepada pemerintah yang telah hadir dan peduli pada nasib kami petani,” pungkas Tatang penuh harap.

Melalui program ini, diharapkan bukan hanya produktivitas pertanian yang meningkat, melainkan juga kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat pertanian di wilayah Kecamatan Cikoneng secara menyeluruh menyeluruh*

Red.(Bas).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *